Lapangan Student Center, BERITA Fikes Online – Kedua kali, Fikes UIN Jakarta menggelar apel upacara bendera. Upacara digelar di Aula Indoor lapangan olahraga Student Center, Senin (25/7/2022), dipimpin Dekan Fikes UIN Jakarta Dr Zilhadia MSi Apt.

Upacara diikuti para dekanat, para kaprodi dan sekprodi, ketua GJM, pengelola laboratorium, para tenaga kependidikan, dosen tetap dan dosen tidak tetap serta para kabag para kasubag dan para mahasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun angkatan 2022. Sedangkan komandan upacara dilakukan oleh Menwa (Resimen Mahasiswa).

Sebagai Pembina upacara, Dekan Fikes menyampaikan beberapa arahan yang harus diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Pertama, tentang komitmen sebagai dosen dan tendik ASN yang mana merupakan sebagai pelayan publik. Sebagai pelayan publik dituntut untuk selalu memberikan pelayanan prima. Nilai-nilai dasar komitmen tersebut yang berorintasi pada mutu kualitas pelayanan meliputi: Efektifitas yang menunjukkan tingkat ketercapaian target yang telah direncanakan; Efesiensi yang menunjukkan tingkat ketepatan realisasi penggunaan sumberdaya dan bagaimana pekerjaan dilaksanakan, sehingga tidak terjadi pemborosan sumberdaya, penyalahgunaan alokasi, penyimpangan prosedur, dan mekanisme yang keluar alur; Berorintasi mutu yang artinya kondisi dinamis berkaitan dengan, produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang sesuai; dan Inovasi yang muncul karena adanya dorongan kebutuhan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan yang ada di sekitarnya.

Kedua, berperan akati pada kegiatan The 2nd International Conference on Health Sciences (ICHS) 2020 pada tanggal 24-25 Agustus 2022. ICHS ini mengangkat isu tentang “Global Health Partnership on addressing socio-religious determinants for Sustainable and Equitable Health Development”. Ruang lingkup konferensi internasional yaitu publikasi penelitian di bidang Farmasi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Biokimia, Biologi Molekuler dan Ilmu Kesehatan Islam. Sebagai pembicara dihadirkan dari berbagai negara seperti Laksana Tri Handoko dari Bureau of Research and Innovation (BRIN)/Indonesia, Hitoshi Oshitani dari Tohoku University/Japan, Porchai Jullamate R.N dari Burapha University/Thailand, Aishah Adam dari Universitas Teknologi Mara Shah Alam (UiTM)/ Malaysia, Nurdeng Duraeseh dari Universiti Islam Sultan Syarif Ali Negara/Brunei Darussalam, Omar Hasan dari Internasional Institute of Islamic Thought, Minsarnawati, Eni Nur’aini Agustini, Putri Amelia dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta/Indonesia.

Ketiga, berperan aktif pada akreditasi program studi Farmasi, Kesmas dan Apoteker. Reakreditasi ini menentukan kelayakan program studi berdasarkan kriteria yang mengacu pada standar nasional pendidikan. Serta untuk menjamin mutu program studi secara eksternal baik di bidang akademik maupun non-akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Akreditasi dilakukan terhadap Program Studi dan Perguruan Tinggi berdasarkan interaksi antarstandar di dalam Standar Pendidikan Tinggi yaitu Standar Nasional Pendidikan Tinggi ditambah Standar Pendidikan Tinggi yang ditetapkan Perguruan Tinggi.

Keempat, jadwal perkuliahan harus diatur secara benar dan harus mengikuti aturan yang telah ditentukan oleh universitas yang tertera pada SK Rektor tentang jadwal perkuliahan setiap semester.

Perlu diketahui bahwa petugas yang bertugas dalam upacara ini dari Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan yaitu Pembaca UUD Nurmeilis, Pembaca Pancasila Karyadi, Pembaca Do’a Baequni dan MC Walid Rumbalat. (sam)