Ciputat, BERITA FIKES Online– Sebuah terobosan yang diinisiasi Pakar Kesehatan Masyarakat UIN Jakarta Dr Karyadi SKp MKp PhD dengan programnya Kampung Santri (Sehat, AmaN, Terdidik, dan asRI) telah terlaksana di empat kelurahan wilayah Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Ide pembuatan Program “Kampung Santri” ini muncul karena adanya kecemasan masyarakat untuk datang ke pelayanan kesehatan selama masa pandemi COVID-19,” ujar Kayadi pada Tim Berita Fikes Online melalui pesan singkatnya, Kamis (11/3/2021).

Selain itu, sambungnya, pelayanan kesehatan yang dibatasi ini menjadi inspirasi bagi Karyadi untuk menciptakan suatu aplikasi yang dapat memantau status kesehatan masyarakat sekitar dan mereka juga dapat berkomunikasi dengan lembaga pelayanan kesehatan terkait.

“Kampung Santri ini merupakan lembaga berbasis penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit dan melayani perawatan luka hingga sembuh dengan mendatangi rumah warga,” imbuh dosen Profi Ilmu Keperawatan itu.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, sambungnya, Kampung Santri berkolaborasi dengan FIKES UIN Jakarta, PNNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), Forum Silaturahmi Putra dan Putri Tangerang, dan Alumni SMAN Balaraja yang membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalah kesehatan secara umum.

Ditambahkannya, Nama “Kampung Santri” ini digunakan karena sejatinya Provinsi Banten identik dengan unsur santri.

“Kampung ini dibuat dengan tujuan untuk memberdayakan tingkat rohani masyarakat dan menyikapi pandemi ini sebagai ladang pahala dari Allah SWT,” tandasnya.

Program lanjutan pada bidang non kesehatan dari “Kampung Santri,” ini akan membantu masyarakat dalam belajar, menghafal, dan mentadaburi Al-Qur’an.

Dia merencanakan dari program “Kampung Santri” ini akan mengajak fakultas-fakultas lain dari UIN Jakarta agar dapat berkontribusi dan program ini dapat menjadi pelopor yang dapat menjembatani antara universitas, masyarakat, dan pemerintah sebagai wadah peluang untuk kerjasama antar lembaga. (fjt)