BERITA FIKES Online– Perluasan wilayah zona merah akibat wabah covid 19, mengakibatkan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terpaksa ditutup sementara. Perkuliahan dilakukan secara online selama satu semester ini. Banyak mahasiswa yang tinggal di asrama maupun di rumah kost memutuskan pulang ke kampung halaman masing-masing. Namun, setelah dilakukan pendataan pada 25-27 Maret 2020 ternyata diperoleh informasi sebanyak 37 mahasiswa FIKES UIN Jakarta masih memilih tetap tinggal di asrama ataupun rumah kost ketimbang pulang ke rumah orang tua mereka. Banyak alasan yang mereka utarakan diantaranya kampung halaman mereka yang sudah di karantina sehingga tidak bisa memasukinya, lokasi rumah orang tua yang terlalu jauh di luar pulau jawa bahkan di luar negeri membuat mereka tak punya pilihan kecuali tetap menghuni kamar asrama atau rumah kost selama masa physical distancing ini.

Tinggal di asrama atau rumah kost pada awal himbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing di rasa tidak menjadi masalah bagi mahasiswa. Beberapa hari kemudian tim dekanat FIKES UIN Jakarta melakukan pemantauan dan diperoleh informasi ada beberapa mahasiswa mengalami kesulitan menemukan warung makanan yang buka maupun pedagang yang menjual bahan pokok untuk membuat makanan yang dapat mereka konsumsi sehari-hari. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak dekanat FIKES UIN Jakarta menggalang donasi di lingkungan civitas akademika untuk membantu mahasiswa yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan makanan. Donasi yang sudah terkumpul sebagian dibelikan bahan makanan yang dapat diolah oleh mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan makanan dalam beberapa hari. Selain untuk membantu memenuhi kebutuhan mahasiswa, donasi yang telah dikumpulkan juga diserahkan ke rektorat agar dapat disalurkan untuk membantu korban yang terkena dampak covid 19 baik di lingkungan UIN syarif Hidayatullah Jakarta maupun untuk lingkungan di sekitarnya.

Dekan FIKES Dr. Zilhadia, MSi, Apt. berharap adanya pandemik ini kita bisa membangun kepedulian sosial dalam saat-saat sulit seperti sekarang. “Sumbangan ini merupakan kepedulian kita terhadap mahasiswa perantau. Selain memberi bantuan sembako, Dekanat juga memantau kesehatan seluruh mahasiswa.” Ujarnya

Menurutnya, kelompok yang paling dekat dengan kampus dan membutuhkan bantuan yaitu mahasiswa rantau. Oleh karena itu, tim dekanat FIKES UIN Jakarta berusaha membantu dengan menyalurkan donasi dari civitas akademik dan memberi bantuan sembako kepada mahasiswa rantau yang masih menetap di rumah kost dan asrama. Serah terima bantuan dilakukan pada Minggu (5/4/2020) dihadiri oleh Dr. Yuli Amran, M.K.M. selaku Wakil Dekan Bidang Administrsi Umum FIKES UIN Jakarta.

Pimpinan Fakultas juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur baik perorangan, organisasi/lembaga, dan lainnya yang telah mempercayakan donasinya disalurkan melalui tim dekanat. Semoga Allah Swt membalas kebaikan hati tersebut dengan rizky yang berlimpah serta dijauhkan dari segala penyakit. (ZR)