Ciputat, BERITA Fikes Online– Menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Fikes Leadership Academy (FLA), Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (DEMA Fikes) UIN Jakarta menggelar wisuda secara daring melalui zoom meeting pada Sabtu (26/6/2021).

Thalita Amelia selaku ketua pelaksana kegiatan Fikes Leadership Academy dalam sambutannya berharap akan lahir melalui kegiatan ini calon-calon pemimpin yang siap untuk menghadapi tantangan di masa mendatang di Fikes UIN Jakarta.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Dr Ida Rosyidah MA juga berkesempatan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan wisuda FLA 2021 tersebut.

Dalam sambutannya, Ida menyampaikan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dimulai dengan memimpin diri sendiri agar menjadi individu yang kreatif, unggul dan normatif.

“Materi yang telah didapat itu dapat direalisasikan agar paham bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik,” ujar Ida.

Diketahui, pada kegiatan kali ini tercatat tiga prodi yang lulusannya menjadi peserta wisuda, yaitu Prodi Farmasi 9 orang, Prodi Ilmu Keperawatan 9 orang, dan Prodi Kesehatan Masyarakat 12 orang, total 30 orang. Mereka adalah mahasiswa terpilih yang telah diseleksi dan mampu menjalani latihan kepemimpinan yang berlangsung dari tanggal 5 Juni 2021.

Tak hanya itu, para wisudawan juga berhasil melaksanakan proyek webinar bertajuk “MACHINE: Mahasiswa Agent of Change, Hentikan Stigma Negatif Vaksin” untuk mengedukasi masyarakat mengenai vaksinasi.

Beberapa wisudawan diberikan apresiasi sebagai nomina-nomina terbaik, diantaranya Fathi Falah sebagai peserta teraktif, Nisa Al-Mazra Rizqia sebagai peserta terdisiplin, dan Jihan Firdausya sebagai peserta terkreatif.

Fikes Leadership Academy 2021 juga memberikan apresiasi kepada tiga wisudawan yang telah mengerjakan mind mapping dengan hasil terbaik, yakni kepada Jihan Firdausya, Putri Madlani, dan Muhammad Fikri Firdaus.

Sebagai penutup, para wisudawan menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti kegiatan Fikes Leadership Academy 2021.

“Ambil hal-hal baik yang telah diajarkan dalam acara ini dan jikalau ada hal yang buruk marilah kita jadikan pembelajaran untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi,” ucap Nisa (Yuliana Dwi Safitri/FJT)