Ciputat, BERITA Fikes Online– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fikes UIN Jakarta mengadakan Gerakan Fikes Mengabdi dan Mengajar (GEN FM) di Kampung Pemulung Kuricang, Pondok Ranji, Tangerang Selatan pada Sabtu (14/8/2021).

Sebanyak 13 dari 48 panitia diterjunkan langsung ke lokasi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Acara ini bertujuan untuk mewujudkan cita masyarakat sadar Covid-19 dan membangun kepedulian terhadap sesama di masa pandemi.

Dr Ida Rosyidah MA selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Fikes UIN Jakarta mengapresiasi program mahasiswa tersebut. Ida berharap melalui kegiatan tersebut akan muncul bakat generasi muda yang dapat diandalkan.

“Semoga muncul calon-calon pemimpin bangsa yang tidak hanya memiliki kompetensi yang baik dalam keilmuan, tetapi karakter yang kuat untuk membela kepentingan yang lemah,” ungkap Ida dalam pesan singkatnya.

Rangkaian kegiatan Gen FM 2021 yang sebelumnya direncanakan terdapat riset, pengecekan kesehatan, pengajaran kepada anak-anak, dan pemberian bantuan sembako akhirnya terpaksa dipangkas menjadi hanya riset dan pemberian bantuan sembako guna meminimalisir adanya risiko penularan Covid-19.

Untuk teknis pelaksanaannya, ketua panitia pelaksana Puspa Rustiana Ningtias menjelaskan, para warga yang sudah mendapatkan kupon dibagi menjadi 3 kloter, satu kloter terdiri dari 10 orang untuk menghindari adanya kerumunan.

Setiap warga yang sudah memiliki kupon, lanjut Puspa, melakukan registrasi dan mengisi angket seputar Covid-19 dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Baru setelah itu diberikan tas berisi sembako dan new normal kit berupa masker dan hand sanitizer.

“Di dalam tas kami berikan leaflet tentang edukasi Covid-19, dengan tujuan mengedukasi masyarakat dan membantu mereka memahami kebenaran Covid-19 di tengah banyaknya hoax yang beredar,” ujar mahasiswi Prodi Farmasi angkatan 2018 itu.

Sebanyak 35 paket sembako dibagikan kepada warga Kampung Pemulung Kuricang, dan mereka mengaku senang dengan bantuan tersebut.

Puspa berharap diselenggarakannya acara ini dapat menjadi cerminan masyarakat Fikes UIN Jakarta untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama dalam kondisi pandemi ini.

“Kegiatan pengabdian seperti ini harus terus kita lakukan kedepannya, karena merupakan salah satu bentuk realisasi dari mahasiswa yang disebutkan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi,” terang Puspa menutup wawancara dengan Fikes Journalist Team melalui pesan singkatnya.

Sementara, Lina selaku stekholders kampung berkali-kali mengungkapkan rasa syukurnya kepada mahasiswa yang turun bertugas hari itu.

“Kami bersyukur ada acara seperti ini di masa pandemi dapat meringankan beban warga yang terdampak,” ujar Lina. (Yuliana Dwi Safitri/FJT)