Ciputat, Berita Fikes Online- Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (PSIK FIKes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah menyelenggarakan workshop pengembangan kurikulum yang ke-2 dengan tema “Persiapan Implementasi Kurikulum Keperawatan 2021 (Berbasis KKNI dan SN DIKTI) di Ruang Rapat Umum (RRU) Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Senin, 28 Maret 2022”. Pada kegiatan kali ini mengagendakan untuk mendapatkan masukkan dari organisasi Profesi yaitu pimpinan Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Workshop kurikulum ini merupakaan  kelanjutan dari workshop sebelumnya pada tanggal 18-19 Nopember 2022.

Kegiatan workshop kurikulum ke-2 ini di buka oleh Wakil Dekan Bagian Akademik FIKes UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Irma Nurbaeti, M.Kep., Sp.Mat., PhD. Pada sambutannya, Wadek 1 menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum ini rencananya akan diimplementasikan pada tahun Akademik Semester Ganjil 2022/2023, kurikulum yang disusun harus memenuhi kompetensi sesuai dengan kebutuhan global, penyusunan kurikulum mengacu kepada kurikulum inti yang telah disosialisasikan oleh AIPNI pada tahun 2021 dan disesuaikan dengan Visi Misi Fakultas serta integrasi ke-islaman dan keilmuan. Disampaikan juga bahwa buku panduan integrasi keilmuan dan keislaman dan keilmuan sudah selesai disusun sehingga nanti dapat diintegrasikan dengan kurikulum yang baru. Diharapkan masukkan dari PPNI dalam mengembangkan kajian kurikulum ini sebagai salah satu ikhtiar dalam mencetak bagi mahasiswa sebagai kader perawat muslim masa depan.

Ketua Prodi PSIK FIKes UIN Syarif Hidayatullah, Yenita Agus, M.Kep., Sp. Mat., PhD dalam sambutannya menyatakan bahwa “Proses pengembangan kurikulum ini dimulai sejak awal tahun 2021 dengan pembentukkan tim kurikulum untuk menyusun kurikulum sesuai dengan panduan dari AIPNI”. Penyusunan kurikulum didukung oleh tim Interprofesional Education (IPE) dan tim integrasi ke-Islaman dan keilmuan Kesehatan serta masukkan dalam pengembangan kurikulum pada workshop sebelumnya oleh AIPNI. Diharapkan masukkan dari organisasi profesi dapat melengkapi kurikulum ini yang selanjutnya rancangan kurikulum ini akan diajukan ke LPM UIN Syarif hidayatullah untuk dapat disahkan.

Pada kesempatan ini Organisasi profesi keperaawaatan yang diwakili oleh Ketua DPP bidang Pelatihan dan Latihan, Miciko Umeda, S.Kp., M. Biomed menyampaikan bahwa kurikulum perlu ditinjau berkala supaya tidak tertinggal dalam menyiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan jaman. Kurikulum yang di bangun diharapkan akan mencirikan lulusan dari institusi, sehingga memberi warna dan corak dalam hasil lulusannya. Rancangan kurikulum yang disusun oleh tim kurikulum  sudah bagus, namun perlu ditambahkan beberapa saran, diantaranya 1). Kurikulum diharapkan mengacu pada standar profesi keperaawatan yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.01.07/ MENKES/425/2020, 2). Analisa SWOT belum mendalam dari berbagai kajian yang ada, 3).Profil lulusan diupayakan lebih dari standar KKNI dengan menambahkan profil yang sesuai dari Perguruan Tinggi, 4). Perlu ditambahkan peta bahan kajian (Curriculum Development Circles).

Acara workshop pengembangan kurikulum ini di hadiri oleh Wakil Dekan Bagian Akademik, seluruh dosen, tenaga laboran, tenaga kependidikan PSIK dan Ners FIKes UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. terutama tim Kurikulum sambil menelaah masukan dan menyiapkan rencana program berikutnya supaya kurikulum ini bisa diselesaikan dengan tuntas sesuai harapan. (kbl/ds)