Berita Fikes Online.- Bertempat di Teras Masjid Al-Ma’mur Komplek Serua Makmur Ciputat, Program Studi Farmasi UIN Syarif Hidayatullah melaksanakan Pengabdian Masyarakat yang bekerja sama dengan Pengurus Daerah Salimah (Persaudaraan Muslimah) Tangerang Selatan dengan kegiatan “Pelatihan Pembuatan Kosmetik”.  peserta berjumlah 70 orang terdiri dari ibu-ibu PKK Kartini RW 10, ibu-ibu dan majlis ta’lim Masjid Al Ma’mur serta ibu-ibu pengurus cabang dan pengurus daerah (PD) Salimah Tangerang Selatan. Minggu (23/10/2022)

Acara ini dibuka oleh ketua program studi farmasi , Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. apt. Nurmeilis, M.Si, yang menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian dosen kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu dan ketrampilannya dan berharap semoga peserta bisa mendapatkan pengalaman dan memanfaatkan bahan alam disekitar kita untuk kosmetik. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan PD Salimah Tangerang Selatan, Aisri Nurhayati, M.Si yang memperkenalkan Salimah sebagai ormas perempuan yang mempunyai visi meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia, juga menyampaikan semoga peserta yang sebagian besar merupakan pengurus Salimah dapat mengembangkan sediaan kosmetik menjadi produk salimah , yang saat ini baru mempunyai produk “Salimah food”. Sambutan hangat juga disampaikan oleh ketua DKM Masjid Al Ma’mur, Dedi Rahayu yang sangat senang dan berterima kasih karena  kegiatan ini dapat memakmurkan masjid dan mengharapkan kegiatan seperti ini dapat diadakan secara rutin.

Pada kegiatan ini, sebagai pembicara yaitu apt. Sabrina, M.Farm., Ph.D, merupakan dosen farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang aktif di bidang kosmetik dan juga kehalalan produk. Memaparkan tentang urgensi kehalalan produk kosmetik serta manfaat bengkuang dan lidah buaya pada sediaan kosmetik semi tradisional. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta sangat antusias sekali dalam bertanya dan berdiskusi seperti yang ditanyakan oleh bu ika dari serpong, kenapa buah buah seperti strawberry, apel yang juga kaya dengan vitamin C tidak banyak dibuat sediaan kosmetik. Juga ada yang bertanya apakah  sediaan kosmetik dari herbal ini bisa berkhasiat jangka pendek atau jangka panjang dan masih banyak lagi yang ditanyakan peserta. Acara selanjutnya adalah praktek pembuatan kosmetik yang dipandu oleh apt. Nelly Suryani, Ph.D bersama dengan dosen farmasi lainnya serta dibantu oleh mahasiswa farmasi juga. Para peserta dibagi menjadi 5 kelompok. Kosmetik yang dibuat adalah sabun ekstrak lidah buaya dan krim ekstrak bengkuang. Peserta sangat antusias dalam pelatihan pembuatan kosmetik ini. Acara diakhiri dengan penyampaian kesan pesan dari peserta pelatihan, dan mereka menyampaikan terimakasih untuk pengalaman yang telah diberikan.

Antusiasme dari PD Salimah Tangerang Selatan serta ibu-ibu dari PKK Kartini juga menjadi salah satu penentu suksesnya acara ini dimana membantu menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan sehingga pelatihan berjalan dengan baik. (zr/NM)