Turki, Berita Fikes Online,- Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendapatkan undangan untuk mengunjungi Faculty of Medicine, Dokuz Eylul University, Izmir, Turkey pada tanggal 5-8 September 2022 dari Prof. Dr. Hatice Nur Olgun selaku Dekan Faculty of Medicine, Dokuz Eylul University. Tantri Rivakalebbi Ibrahim, mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan menyampaikan presentasi pada kesempatan tersebut dengan topik “Educational Best Practice: Indonesia Case” pada hari Senin, 5 September 2022 dengan durasi selama kurang lebih 1 jam.

Setelah pemaparan dan diskusi, diketahui bahwa metode belajar di Ilmu Keperawatan UIN Jakarta memiliki persamaan dengan Fakultas Ilmu Keperawatan DEU, di mana metode belajar yang diterapkan adalah “Problem Based Learning. Penerapan metode Problem Based Learning dalam pembelajaran mampu meningkatkan minat belajar mahasiswa baik minat belajar di dalam maupun di luar kelas. Hal ini terjadi karena proses pembelajaran lebih banyak diberikan penugasan analisis kasus baik secara individual maupun kelompok sehingga menuntut partisipasi semua mahasiswa dalam proses pembelajaran, sehingga mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa. Peserta didik tidak lagi diberikan materi belajar secara satu arah seperti pada metode konvensional, tetapi peserta didik diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan mereka secara mandiri ketika diberikan suatu permasalahan dan aktif mencari informasi yang dibutuhkan dari berbagai sumber yang bersifat student-centered. Namun yang membedakan ialah Fakultas Ilmu Keperawatan DEU tidak menerapkan metode seven jump sebagai prinsip dari student centered learning.

Hal ini membuat Professor Gul Ergor memberikan pertanyaan terkait seven jump method dan bagaimana mengimplementasikannya. Tantri Rivakalebbi, sebagai presenter menjelaskan terkait seven jump method. Di mana seven jump method sendiri dilakukan melalui diskusi kelompok   kecil yang menggunakan tujuh langkah untuk memecahkan masalah. Di dalam diskusi kelompok ada yang bertugas menjadi ketua, dan sekretaris. Ketua bertugas untuk memimpin jalannya diskusi, dan sekretaris bertugas mencatat, membuat peta konsep. Sedangkan Dosen menjadi mitra pembelajaran yang berfungsi sebagai pendamping (guide on the side) bagi mahasiswa.

Di masa pandemi, perawat memiliki peranan penting dalam memberikan asuhan keperawatan, selain itu perawat juga memiliki peranan sebagai pendidik, pengacara, dan yang paling penting ialah sebagai agen preventif dan promotif. Perawat memiliki peranan yang besar dalam 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

Selain perawat, mahasiswa keperawatan juga dapat berkontribusi dalam menekan angka covid-19 di Indonesia. Mahasiswa keperawatan UIN Jakarta berkontribusi menjadi relawan vaksin. Hal ini merupakan bentuk komitmen dalam upaya membantu mengatasi penyebaran covid-19 di Indonesia.

Tantri menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan FIKES yang sudah memberinya satu pengalaman berharga, apalagi Tantri adalah mahasiswa semester 3 yang masih punya kesempatan yang luas untuk mengembangkan diri selama jadi mahasiswa.