Berita FIKES Online- Mahasiswa Prodi Kesmas angkatan 2015 membuat gerakan senam untuk lansia demi menurunkan angka hipertensi dengan mengusung tema “Program Menuju 0 Hipertensi”. Ini adalah bentuk kreatifitas mahasiswa yang membuat gerakan senam yang dinamakan Senam Lansia Hindari Hipertensi (SENSASI) ini dibuat untuk kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di 3 kelurahan binaan Puskesmas Rawabuntu yaitu Puskesmas Ciater, Puskesmas Rawa Mekar Jaya dan Puskesmas Rawabuntu. Senam SENSASI ini merujuk dari gerakan senam Kemenkes yang dikemas sedemikian rupa sehingga gerakanya mudah ditiru oleh kalangan lansia, dan nantinya akan  diadakan perlombaan di tingkat Kelurahan atau Puskesmas yang bertujuan supaya warga atau kader Pospindu termotifasi untuk mengikuti gerakan senam tersebut. Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) sedang berlangsung dari tanggal 24 Juli – 1 September 2018.

Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong melawan dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas apa yang sedang dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.

Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Perlu diketahui bahwa tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat). Dikutip dari hellosehat.com

Atas dasar itulah mahasiswa fikes yang dipelopori oleh peserta PBL kelompok I dengan dosen pembimbing Baiquni, Ph.D, membuat suatu gerakan senam yang mudah ditiru untuk kalangan lansia dan bisa juga dilakukan untuk segala usia. Senam ini bertujuan untuk membantu penderita Hipertensi terutama lansia untuk dapat mengontrol tekanan darah dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin sehingga menurunkan angka hipertensi untuk kalangan lansia.

Di zaman teknologi seperti sekarang tentunya mahasiswa sangat paham dengan sosial media sehingga bisa memanfaatkan sosial media sebagai media informasi yang sangat efektif dalam hal ini mahasiswa fikes membuat gerakan senam yang dinamakan dengan gerakan senam SENSASI dan di upload ke kanal youtube supaya bisa tersampaikan ke penonton yang lebih luas.

Harapannya, agar video sensasi tersebut dapat diaplikasikan oleh masyarakat khususnya pralansia hingga lansia minimal seminggu sekali, supaya dapat mencegah pralansia dan lansia dari hipertensi.

Demikian dikatakan Salsabila ketua PBL Rawabuntu saat di wawancara, Selasa (14/8/2018), “kami berharap agar para lansia dapat mengikuti program senam lansia yang diadakan oleh Puskesmas Rawabuntu sehingga dapat tepat sasaran” Salsabila menambahkan.(zr)