60 Mahasiswa PSPA Angkatan XVII FIKES UIN Jakarta Ikuti Uji Kompetensi Nasional Metode OSCE
Tangerang Selatan, Berita FIKES Online,- Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.
Sebanyak 60 mahasiswa PSPA Angkatan XVII mengikuti rangkaian ujian OSCE sebagai salah satu tahapan penting dalam mengukur kompetensi calon apoteker sebelum memasuki dunia praktik profesional. Berbeda dengan ujian berbasis teori, metode OSCE tidak hanya menguji penguasaan ilmu kefarmasian, tetapi juga menilai keterampilan klinis, kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan, serta komunikasi profesional yang menjadi kompetensi utama seorang apoteker.

Pada pelaksanaan UKOMNAS metode OSCE kali ini, setiap peserta harus melewati 10 station yang dirancang dengan berbagai skenario kasus kefarmasian. Di setiap station, mahasiswa dituntut untuk menunjukkan kemampuan dalam menganalisis permasalahan, mengambil tindakan secara cepat dan tepat, serta berkomunikasi secara efektif dengan pasien maupun tenaga kesehatan lainnya sesuai dengan standar praktik kefarmasian.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari persiapan yang matang dan sinergi yang kuat antara panitia lokal dengan penyelia pusat. Seluruh panitia menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional sehingga seluruh rangkaian ujian dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai standar nasional.
Koordinator OSCE Center (KOC) FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kali ini, Vivi Anggia, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKOMNAS metode OSCE memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar ujian kompetensi.
"UKOMNAS PDPA metode OSCE tidak hanya sekadar ujian kompetensi, tetapi merupakan wujud komitmen bersama untuk melahirkan apoteker yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini terjadi berkat kerja sama dan dukungan tim yang solid serta semangat seluruh peserta dalam memberikan performa terbaik."
Dalam pelaksanaan UKOMNAS metode OSCE ini, Koordinator OSCE Center (KOC) mengoordinasikan sekitar 45 panitia lokal dan 20 penguji yang bersama-sama memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur nasional. Kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menciptakan penyelenggaraan ujian yang berkualitas dan objektif.

Pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) bagi calon apoteker melibatkan tim penguji yang terdiri dari dosen serta profesional ahli di bidang kefarmasian. Keterlibatan kedua unsur tersebut bertujuan untuk memastikan proses penilaian berlangsung secara objektif, komprehensif, dan sesuai dengan standar kompetensi profesi apoteker.
Para dosen berperan dalam menilai aspek akademik dan penerapan ilmu kefarmasian yang telah dipelajari peserta selama masa pendidikan. Sementara itu, profesional ahli kefarmasian memberikan penilaian berdasarkan pengalaman praktik serta kebutuhan nyata yang dihadapi di dunia kerja.
Kombinasi antara penguji akademisi dan praktisi diharapkan mampu menghasilkan evaluasi yang lebih menyeluruh terhadap kemampuan peserta, mulai dari keterampilan komunikasi, pengambilan keputusan klinis, hingga penerapan standar pelayanan kefarmasian. Dengan demikian, lulusan profesi apoteker yang dihasilkan dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pelayanan kesehatan dan kebutuhan masyarakat.
Melalui pelaksanaan UKOMNAS metode OSCE ini, FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker yang berkualitas serta menghasilkan lulusan yang siap memberikan pelayanan kefarmasian terbaik kepada masyarakat.
UKOMNAS PDPA metode OSCE ini sebagai tahap pertama sebelum para mahasiswa program studi profesi apoteker menghadapi UKOMNAS PDPA metode Computer Based Test (CBT) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2026. Harapan dan doa senantiasa mengiringi langkah seluruh mahasiswa angkatan XVII agar diberikan kelancaran, kesehatan, dan kepercayaan diri dalam setiap tahapan Uji Kompetensi Nasional. Semoga seluruh ikhtiar yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik, sehingga Angkatan XVII mampu meraih kelulusan 100% pada UKOMNAS tahun ini. (ARN/ZR)
