Akhiri Tahun 2025, ESA selenggarakan Social Action bertajuk “BERANI: Belajar Mengenali Batas dan Melindungi Diri”
Berita FIKES Online,- Epidemiology Student Association (ESA) Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan ESA Social Action Periode 2025/2026 dengan tema “BERANI: Belajar Mengenali Batas dan Melindungi Diri”. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa, Ciputat, Tangerang Selatan. ESA Social Action merupakan salah satu program kerja Departemen Sosial Masyarakat ESA UIN Jakarta. Pada periode ini, ESA mengangkat isu edukasi terkait kesehatan reproduksi dan perlindungan diri sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya risiko kekerasan seksual pada anak usia sekolah. Sabtu (20/12/2025)
Kegiatan ini dihadiri oleh anak-anak Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa selaku peserta, panitia pelaksana kegiatan ESA Social Action Periode 2025/2026, anggota Epidemiology Student Association (ESA) UIN Jakarta, dosen pembina ESA, serta perwakilan pengurus Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai pembuka acara. Selanjutnya, rangkaian sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana Angelina Hambali, Ketua ESA UIN Jakarta Khahlil Gibran, serta Dosen Pembina ESA yaitu Prof. Hoirun Nisa, M.Kes., Ph.D.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan acara inti penyampaian materi edukasi kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh pemateri dari panitia ESA. Peserta yang merupakan anak-anak kelas 2–6 Sekolah Dasar mengikuti sesi edukasi dengan penuh semangat. Materi yang diberikan meliputi pengenalan pubertas, perubahan fisik pada anak laki-laki dan perempuan, penjelasan terkait mimpi basah dan menstruasi, cara menjaga kebersihan serta kesehatan organ reproduksi, hingga pemahaman mengenai batas tubuh dan cara melindungi diri dari tindakan yang tidak aman.
Agar materi dapat diterima secara optimal, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok yang didampingi oleh mentor dari anggota ESA. Selain itu, panitia juga menyelenggarakan kegiatan ice breaking berupa bernyanyi dan menari bersama dengan diiringi lagu bertema perlindungan diri dari risiko kekerasan seksual, serta permainan dan kuis edukatif. Anak-anak terlihat sangat antusias dan aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Menjelang akhir acara, panitia memberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada pihak yayasan. Panitia juga membagikan bingkisan kepada seluruh peserta yang hadir. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama antara panitia, peserta, dan dosen pembina ESA sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya kegiatan ini.
Melalui pelaksanaan ESA Social Action Periode 2025/2026, diharapkan anak-anak di Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi, mampu mengenali batas diri, serta memiliki keberanian untuk melindungi diri dari berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan mereka. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bagi masyarakat luas. (ZR)
