FIKES UIN Jakarta Kukuhkan 58 Apoteker Baru pada Sumpah Apoteker ke-17
FIKES UIN Jakarta Kukuhkan 58 Apoteker Baru pada Sumpah Apoteker ke-17

Jakarta, Berita FIKES Online, — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencetak tenaga profesional di bidang kefarmasian melalui kegiatan Sumpah Apoteker ke-17 yang diselenggarakan pada Rabu (21/10/2026) di Auditorium Bahtiar Effendy, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Jakarta. Sebanyak 58 apoteker baru Angkatan ke-17 secara resmi mengucapkan sumpah profesi dan siap mengemban tanggung jawab sebagai tenaga kefarmasian yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Prosesi pengambilan sumpah berlangsung dengan khidmat secara Islam, menandai komitmen para apoteker baru untuk menjalankan profesinya sesuai dengan etika, standar profesional, dan nilai-nilai luhur yang menjadi landasan pelayanan kesehatan.

Dewan sidang pada kegiatan ini terdiri atas Wakil Rektor I UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A.; Dekan FIKES UIN Jakarta, Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si.; Wakil Dekan I FIKES UIN Jakarta, Dr. apt. Nurmeilis, M.Si.; serta Ketua Program Studi Profesi Apoteker, Prof. apt. Puteri Amelia, Ph.D. Turut hadir memberikan sambutan, dr. Eliwedi Erni, selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan yang mewakili Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.

Dalam pembacaan Surat Keputusan Rektor UIN Jakarta Nomor 526 Tahun 2026 tentang Mahasiswa Lulus Program Studi Profesi Apoteker Periode Angkat Sumpah ke-17 FIKES Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Ketua Program Studi Profesi Apoteker, Prof. apt. Puteri Amelia, Ph.D., menyampaikan bahwa Angkatan ke-17 berhasil mencapai tingkat kelulusan sebesar 95 persen.

WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.51.063

Capaian tersebut menjadi bukti semangat dan kerja keras mahasiswa selama menempuh pendidikan profesi. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak, mulai dari mahasiswa yang tekun menjalani proses pembelajaran, dosen yang senantiasa membagikan ilmu dan membimbing calon apoteker, tenaga kependidikan yang memberikan dukungan administratif dan layanan akademik, hingga doa orang tua yang tidak pernah putus.

Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi antara mahasiswa, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan keluarga dalam mendukung lahirnya tenaga kesehatan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Dekan FIKES UIN Jakarta, Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan profesi. Ia menegaskan bahwa kerja keras yang telah dilalui kini membuahkan hasil dengan diraihnya gelar profesi apoteker.

WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.51.05 WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.51.052

Lebih dari sekadar pencapaian akademik, gelar tersebut membawa tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kefarmasian yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Ia berharap para apoteker baru dapat memberikan kontribusi yang semakin luas bagi perkembangan dunia kefarmasian dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Wakil Rektor I UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para apoteker baru terus berkarya dan mampu beradaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Kemajuan teknologi menghadirkan berbagai perubahan dalam dunia kesehatan, termasuk praktik kefarmasian, sehingga para profesional dituntut untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kompetensi.

Para apoteker diharapkan tidak hanya mengandalkan pengetahuan yang telah diperoleh selama pendidikan, tetapi juga senantiasa memperbarui wawasan dan keterampilan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Di tengah transformasi digital di bidang kesehatan, profesionalisme, integritas, serta kepedulian terhadap pasien tetap menjadi prinsip utama yang harus dijaga.

Kehadiran perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Eliwedi Erni, selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, turut memperkuat pesan mengenai pentingnya kesiapan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten dan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.51.49 WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.51.48

Mewakili Angkatan ke-17, apt. Datu Muhammad Cordova, S.Farm., menyampaikan rasa suka cita dan apresiasi kepada seluruh jajaran FIKES UIN Jakarta yang telah mendampingi perjalanan pendidikan profesi apoteker selama satu tahun.

Baginya, keberhasilan hingga tahap pengucapan sumpah merupakan hasil dari proses pembelajaran, bimbingan, serta dukungan yang diberikan oleh para dosen dan tenaga kependidikan. Pengalaman selama menjalani pendidikan profesi menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk melangkah ke dunia kerja dan menjalankan tanggung jawab sebagai apoteker.

Momentum sumpah profesi ini sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi 58 apoteker dalam mengabdikan ilmu dan kompetensinya kepada masyarakat. Dengan bekal akademik, keterampilan profesional, dan nilai-nilai etika yang telah ditanamkan selama pendidikan, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pelayanan kefarmasian.

Apresiasi bagi Peraih Nilai Tertinggi CBT dan OSCE

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik dan kompetensi profesional, FIKES UIN Jakarta memberikan 11 penghargaan kepada lulusan Angkatan ke-17 yang meraih nilai tertinggi dalam Computer-Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.51.484

Adapun penerima penghargaan berdasarkan peringkat nilai CBT adalah sebagai berikut: apt. Khairunnisa, S.Farm., apt. Shelly Safitri., S.Farm, apt. Sendi Handika Putra, S.Farm., apt. Nurafni Tamin, S.Farm dan apt. Annisa Triana Yusman, S.Farm.

Sementara itu, penerima penghargaan berdasarkan peringkat nilai OSCE adalah: apt. Kholilah El Zahra, S.Farm, apt. Fayza Azzahra, S.Farm, apt. Khalishah Inayah, S.Farm, apt. Mahiya, S.Farm., apt. Khairunnisa, S.Farm dan apt. Annisa Triana Yusman, S.Farm.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kesungguhan para lulusan dalam menguasai pengetahuan serta keterampilan kefarmasian. CBT mengukur penguasaan pengetahuan, sedangkan OSCE menilai kompetensi melalui ujian praktik terstruktur. Keduanya merupakan bagian penting dalam mempersiapkan apoteker yang kompeten dan siap memberikan pelayanan sesuai standar profesi.

Pelaksanaan Sumpah Apoteker ke-17 menjadi momentum penting bagi FIKES UIN Jakarta untuk menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas moral dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Selamat kepada 58 apoteker baru Angkatan ke-17 FIKES UIN Jakarta atas pencapaian yang membanggakan ini. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk terus berkarya, memberikan pelayanan kefarmasian yang aman dan bermutu, serta membawa manfaat bagi masyarakat luas.

FIKES UIN Jakarta akan terus berkomitmen mencetak apoteker profesional yang kompeten, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap pengabdian di dunia kesehatan, demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (ARN)

 

Tag :