​FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Resmi Buka The 4th ICHS 2026: Sinergi Inovasi Teknologi, Religiusitas, dan Kolaborasi Lintas Sektor demi SDGs
​FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Resmi Buka The 4th ICHS 2026: Sinergi Inovasi Teknologi, Religiusitas, dan Kolaborasi Lintas Sektor demi SDGs

JAKARTA, Berita FIKES Online,-  Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta secara resmi membuka gelaran The 4th International Conference on Health Sciences (ICHS) 2026 pada Kamis pagi (6/8) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Konferensi internasional yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Agustus 2026, ini menghadirkan para akademisi, peneliti, praktisi kesehatan, serta pembuat kebijakan dari tingkat nasional hingga internasional.

​Pada penyelenggaraan tahun ke-4 ini, ICHS mengusung tema utama: "Health Technology Innovation, Religiosity, and Multisectoral Collaboration: Advancing Health Equity and Sustainability toward the SDGs". Fokus konferensi ini menyoroti pentingnya integrasi antara inovasi teknologi kesehatan, nilai-nilai etika dan religiusitas, serta kolaborasi lintas sektor guna mendorong kesetaraan dan keberlanjutan layanan kesehatan dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs).

WhatsApp Image 2026-08-06 at 12.29.09

​Konferensi internasional ini dibuka secara resmi melalui Opening Remarks oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., bersama Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si. Konferensi ini juga menghadirkan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., sebagai Keynote Speaker.

​Dalam sambutannya, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menegaskan pentingnya kolaborasi multidisiplin yang memadukan sains, kemajuan teknologi, dan landasan spiritualitas.

"Melalui The 4th ICHS, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen memfasilitasi dialog strategis antara kemajuan teknologi kesehatan, nilai-nilai spiritual, dan kolaborasi multisektoral. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa inovasi kesehatan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga adil, etis, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.

​Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., menambahkan bahwa ICHS 2026 memayungi 15 sub-tema penelitian—mulai dari inovasi teknologi layanan keperawatan, sistem informasi dan digital health, farmasi klinis dan bahan alam, hingga manajemen bencana dan kesehatan mental. Seluruh artikel terpilih (selected papers) dari forum ini akan dipublikasikan pada jurnal bereputasi terindeks Scopus dan SINTA.

​Jajaran pakar internasional dan nasional yang hadir membagikan hasil riset serta pandangannya dalam forum ini meliputi:

  1. Prof. Sonoe Mashino, PhD (University of Hyogo, Jepang)
  2. Prof. DR. Hasniza Zaman H (University of Malaya, Malaysia)
  3. Prof. Hitoshi Oshitani, MD (Tohoku University, Jepang)
  4. ​Dr. Iffat Elbarazi (UNESCO Chair on Global health and Education)
  5. ​Prof. Kenji  Sugibayashi (Josai University, Jepang)
  6. ​Assoc. Prof. Dr. Wannee Deoisres (Rambhai Barni Rajabhat University, Thailand)
  7. ​Prof. Irma Nurbaeti, Ph.D (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  8. ​Apt. Ismiarni Komala, Ph.D (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  9. ​Baequni, Ph.D. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  10. ​Rangkaian pembukaan hari pertama dilanjutkan dengan sesi pleno serta presentasi paralel (parallel sessions) dari para peneliti domestik dan mancanegara.

​Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah lembaga pendidikan tinggi kesehatan unggulan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, serta nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan guna mencetak tenaga kesehatan profesional yang berdaya saing global. (EP)