Pemantauan Kesehatan Ekosistem Perairan di Lingkungan Sekitar Fikes UIN Jakarta
Pemantauan Kesehatan Ekosistem Perairan di Lingkungan Sekitar Fikes UIN Jakarta

Ciputat, Berita FIKES Online, — Mahasiswa peminatan Kesehatan Lingkungan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, melaksanakan kegiatan pemantauan kesehatan ekosistem perairan di lingkungan sekitar fakultas. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kualitas air pada sejumlah badan air, di antaranya danau dan kolam, melalui pengujian parameter *Biochemical Oxygen Demand* (BOD), Rabu (15/10/2025).

Kegiatan pemantauan ini merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu kesehatan lingkungan dalam mengidentifikasi kondisi kualitas perairan di lingkungan sekitar kampus. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya pemantauan kualitas air sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ekosistem dan mencegah potensi pencemaran lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengambilan sampel air dari danau dan kolam untuk selanjutnya diuji nilai BOD-nya. Parameter BOD digunakan untuk mengetahui jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh mikroorganisme dalam proses penguraian bahan organik di dalam air. Nilai BOD menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kualitas air, khususnya untuk melihat kemungkinan adanya beban pencemaran bahan organik. WhatsApp Image 2026-10-28 at 19.15.08

Berdasarkan hasil pengujian, nilai BOD pada sampel air yang diperoleh dari danau dan kolam berada pada rentang **1–30 mg/L**. Rentang hasil tersebut menunjukkan adanya variasi nilai BOD pada sampel yang diuji. Perbedaan ini dapat berkaitan dengan kondisi masing-masing badan air, termasuk keberadaan bahan organik dan aktivitas di sekitar lokasi perairan.

Meskipun demikian, penentuan status kualitas air tidak dapat hanya didasarkan pada nilai BOD. Hasil pengujian perlu dibandingkan dengan baku mutu air yang sesuai dengan peruntukannya serta didukung oleh pengukuran parameter lain, seperti pH, suhu, oksigen terlarut (*Dissolved Oxygen*/DO), dan parameter kualitas air lainnya. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa peminatan Kesehatan Lingkungan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fikes UIN Jakarta memperoleh pengalaman dalam melakukan pemantauan kualitas air secara langsung. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman mengenai hubungan antara kualitas lingkungan perairan, aktivitas manusia, dan kesehatan ekosistem.

Pemantauan kesehatan ekosistem perairan di lingkungan kampus diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya air. Hasil kegiatan ini juga dapat menjadi informasi awal untuk mendorong pemantauan kualitas air secara berkala serta pengelolaan lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan. (US)