Program D’ESA, Nature in Action : Gerakan Bersama Memanfaatkan Sumber Daya Rumah Tangga untuk Kesehatan dan Lingkungan
Berita FIKES Online,- Epidemiology Student Association (ESA) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Development by ESA (D’ESA) diselenggarakan pada Sabtu, 11 April 2026 di RPTRA Mawar Lebak Bulus. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua dari program D’ESA sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa peminatan Epidemiologi, Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengusung tema “Nature in Action: Gerakan Bersama Memanfaatkan Sumber Daya Rumah Tangga untuk Kesehatan dan Lingkungan”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan rumah tangga secara sederhana guna mendukung kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan.
Perlu diketahui bahwa Epidemiology Student Association (ESA) adalah organisasi peminatan dan keilmuan bidang Epidemiologi di bawah program studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. ESA berfokus pada pengembangan ilmu epidemiologi, pemetaan kesehatan, dan pengabdian masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh MC Meilani Dwiky Nurzahwa dan Nadira Lianawati, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana D’ESA 2026 Sita Nafeyla Putri Zahra, Wakil Ketua ESA Ananda Aulia Shalsabila, sambutan pembina ESA Prof. Hoirun Nisa, Ph.D.dan yang terakir sambutan dari perwakilan pengurus RPTRA Mawar Lebak Bulus Siti Jaozah. Memasuki inti kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber, yaitu: Ibu Dr. Minsarnawati, M.Kes dan Ibu Dr. Ela Laelasari, M.Kes. Materi yang disampaikan berfokus pada pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif produk kesehatan rumah tangga, khususnya dalam pembuatan spray anti nyamuk yang aman dan ramah lingkungan.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami oleh Reisha dan Feyla yang kemudian diikuti dengan praktik langsung oleh peserta secara berkelompok. Metode ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif, di mana peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan secara mandiri. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi, demonstrasi, hingga praktik. Produk spray anti nyamuk yang dihasilkan selama kegiatan turut dibagikan kepada peserta sebagai bentuk keberlanjutan manfaat program.
Melalui pelaksanaan D’ESA 2026, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk memanfaatkan sumber daya lokal sebagai solusi yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam menjaga kesehatan keluarga. Program ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberdayaan berbasis potensi lingkungan sekitar.
Epidemiology Student Association (ESA) baru saja mengadakan kegiatan sosial dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat "Development by ESA (D'ESA)" pada Sabtu, 11 April 2026 di RPTRA Mawar Lebak Bulus. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa peminatan Epidemiologi, Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kepada masyarakat.
Mengusung tema “Nature in Action: Gerakan Bersama Memanfaatkan Sumber Daya Rumah Tangga untuk Kesehatan dan Lingkungan”, kegiatan ini diadakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya rumah tangga secara sederhana untuk mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan. D'ESA dijalankan dengan melakukan pembuatan spray anti nyamuk dari bahan alami dengan mengikutsertakan masyarakat di sekitar RPTRA Mawar Lebak Bulus dan menghadirkan sejumlah dosen-dosen Prodi Kesehatan Masyarakat sebagai narasumber kegiatan dan menonton langsung bagaimana kegiatan sosial ini berjalan.

Selanjutnya, peserta diajak untuk mengikuti demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung secara berkelompok. Melalui metode ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah. Kegiatan ini juga menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat sekitar RPTRA Mawar Lebak Bulus, yang terlihat dari keterlibatan aktif peserta selama sesi edukasi hingga praktik. Hasil dari kegiatan berupa produk spray anti nyamuk yang dihasilkan bersama turut dibagikan kepada peserta sebagai bentuk keberlanjutan manfaat kegiatan.
Melalui pelaksanaan D’ESA 2026, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai solusi sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam menjaga kesehatan keluarga. Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemberdayaan berbasis sumber daya lokal. (Meilani/Rizqa/ZR)
