Program Matrikulasi bagi 13 Santri Penerima PBSB Resmi Dibuka
Jakarta, Berita FIKES Online, — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi membuka Program Matrikulasi bagi 13 santri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) pada Kamis, 13 Agustus 2026. Program ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mempersiapkan para santri sebelum memulai perkuliahan pada September mendatang.
Program matrikulasi akan berlangsung selama kurang lebih tujuh minggu, yaitu mulai 13 Agustus hingga 1 Oktober 2026. Kegiatan dirancang untuk memberikan pembekalan akademik maupun nonakademik sehingga para santri memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi lingkungan dan proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Selama mengikuti matrikulasi, para santri akan mendapatkan berbagai materi pra-perkuliahan yang mencakup pendalaman ilmu dasar seperti kimia, biologi, dan fisika. Selain pembelajaran di kelas, peserta juga akan mendapatkan pengalaman melalui kunjungan laboratorium serta berbagai kegiatan pengenalan yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa di lingkungan kampus.
Ke-13 santri yang mengikuti program ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman latar belakang tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam program matrikulasi, sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal, membangun jejaring, dan berbagi pengalaman sebagai sesama santri yang akan menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Tidak hanya mendapatkan pembekalan dari para dosen dan tenaga pendidik, para santri juga akan mendapatkan pendampingan dari mahasiswa CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs). Kehadiran para mahasiswa CSSMoRA diharapkan dapat membantu peserta mengenal lebih dekat kehidupan kampus, mulai dari pengalaman akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai dinamika kehidupan mahasiswa.

Dalam prosesi pembukaan, Wakil Dekan Bidang Akademik FIKES UIN Jakarta, Dr. Nurmeilis, menyampaikan pesan kepada para santri agar dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti program matrikulasi dengan sebaik-baiknya.
Ia menekankan bahwa kesempatan yang diperoleh para santri merupakan kesempatan yang berharga dan harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi perjalanan akademik ke depan. Para santri juga diingatkan untuk senantiasa menjaga nama baik institusi, pondok pesantren, serta FIKES UIN Jakarta selama menjalani pendidikan.
“Manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. Kalian tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama pondok pesantren dan institusi. Karena itu, jagalah nama baik semuanya dan tunjukkan bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik,” pesan Nurmeilis kepada para peserta.
Sementara itu, Ibu Kustati selaku Ketua Pelaksana Program Matrikulasi mengingatkan para santri agar tidak ragu untuk bertanya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, matrikulasi bukan hanya menjadi ruang untuk mendapatkan pengetahuan, tetapi juga kesempatan bagi para santri untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan mempersiapkan mental sebelum memasuki masa perkuliahan yang sesungguhnya.

Para peserta didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan berinteraksi dengan dosen maupun mahasiswa pendamping.
“Selama mengikuti program ini, jangan sungkan untuk bertanya. Banyaklah bertanya dan jangan takut untuk menyampaikan apa yang belum dipahami. Matrikulasi ini akan menjadi bekal yang berharga untuk menghadapi masa perkuliahan yang tentunya tidak selalu mudah,” ungkap Kustati.
Antusiasme dan semangat para peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan program. Para santri mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan menunjukkan keinginan yang kuat untuk belajar serta mempersiapkan diri menghadapi dunia perkuliahan.

FIKES UIN Jakarta berkomitmen untuk menyelenggarakan program matrikulasi dengan kegiatan pembelajaran yang bermutu, relevan, dan berkualitas. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus membangun kesiapan akademik, mental, dan sosial para santri sebelum memasuki perkuliahan.
Melalui program ini, FIKES UIN Jakarta berharap para peserta tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih kuat terhadap ilmu-ilmu dasar kesehatan, tetapi juga memiliki motivasi dan kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan akademik di perguruan tinggi.
Lebih jauh, program matrikulasi diharapkan menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus berjuang, belajar dengan sungguh-sungguh, mengembangkan potensi, serta mencetak berbagai prestasi selama menempuh pendidikan di FIKES UIN Jakarta.
Dengan semangat belajar dan dukungan dari seluruh civitas akademika, FIKES UIN Jakarta optimistis para santri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi dapat tumbuh menjadi mahasiswa yang unggul, berintegritas, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (ARN/ZR)
