Workshop Sertifikasi Halal Produk Kosmetik dan Pemeriksaan Cemaran Babi Berbasis Molekular dengan Menggunakan Real Time PCR
Workshop Sertifikasi Halal Produk Kosmetik dan Pemeriksaan Cemaran Babi Berbasis Molekular dengan Menggunakan Real Time PCR
Berita Fikes Online,- Pusat Pengkajian dan Pengembangan Produk Halal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerjasama dengan Sciencewerke Indonesia dan Laboratorium FIKES sebagai penyelenggara kegiatan pelatihan sertifikasi halal produk kosmetik dan pemeriksaan cemaran babi berbasis molekular yang telah di adakan pada hari senin dan selasa pada tanggal 5-6 desember 2022. Workshop  dilaksanakan secara Online pada hari pertama, dan pada hari ke dua dilaksanakan secara ofline di laboratorium FIKES UIN Jakarta. Dihari pertama di ikuti 177 peserta dari berbagai institusi yang ada di Indonesia materi  bahasannya antara lain  tentang  teori sertifikasi halal produk kosmetik dan pemeriksaan cemaran babi berbasis molekular. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. apt. Zilhadia, M.Si. Selanjutnya pemaparan materi dari beberapa narasumber. Materi yang dipaparkan antara lain:
  1. Fatwa MUI terkait Produk Kosmetik oleh Dr Mu’min Rouf, M.A (Sekretaris Eksekutif P3JPH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  2. Titik Kritis Produk Kosmetik dan analisa daya tembus air produk kosmetik oleh apt. Sabrina, S.Si., M.Farm., Ph.D (Bidang Kurikulum Lembaga Pelatihan SDM Halal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  3. Implementasi SJPH Pada Industri Kosmetik oleh Dr. Adi Riyadhi, M.Si (Ketua Lembaga Pelatihan SDM Halal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  4. Overview laboratorium molekuler dan pengenalan teknik pengujian PCR beserta titik kritis dalam pengujian kehalalan produk oleh tim Sciencewerke.
Hari kedua untuk praktek analisa cemaran babi menggunakan PCR di ikuti  peserta sebanyak 15 orang  yang berasal dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta . Peserta lain dari perwakilan Fakultas Farmasi yang berasal dari Universitas selain UIN Jakarta, Teknik Kimia Universitas Indonesia (1 Orang), Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang (2 Orang), UHAMKA 2 Orang, Universitas Yarsi (2 Orang) dan Labkesda Jakarta (1 Orang). Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan memiliki peningkatan kompetensi dan pengetahuan tentang kehalalan produk kosmetik serta titik kritisnya. Selain itu juga diharapka adanya peningkatan pemahaman tentang implementasi Sistem Jaminan Produk Halal di perusahaan kosmetik serta keterampilan tentang metode pemeriksaan cemaran babi berbasis molekular pada produk kosmetik. (NS/zr)